Berita Lain

Indeks Berita




Sabtu, 26/07/2008 03:20 WIB
Hukum Mati Koruptor atau Kikis Budaya Korup?
M. Rizal Maslan - detikNews

Jakarta - Sebagian kalangan barangkali sepakat bila para koruptor yang sulit diberantas, diganjar dengan hukuman mati agar memberi efek jera. Atau cukupkah dengan mengikis budaya korupsi? ( zal / nwk )

Komentar terkini (37 Komentar)
monty, mungkin sebelum kita sampe ke level mengikis budaya korup, mendingan di hukum mati dulu. Para pejabat selalu alasan gaji kurang, lah negara indonesia memang mampunya segitu. rakyatnya juga mayoritas miskin..
andysoem, Hikiman mati atau seumur hidup sama saja yg penrting bagaimana yahanan yang berduit dipenjara dasilitasnya sama dengan tahanan biasa Lihat saja sekarang bobroknya institusi ita , tahanan bisa nidup seperti dihotel , bisa komunikasi keluar dengan bebas, bisa mendapat surat sakit dedngan mudah, dan konon kalau malam bisa keluar alias siang pindah tempat
Presiden, DIHUKUM MATI SAJA SEMUA ANGGOTA DPR DAN PEJABAT YANG NGAWUR !! KALAU PERLU SURUH AHLI MUTILASI SEPERTI RYAN YANG MENGHUKUMNYA!!!
el_Hadi, dua-duanya segera dilaksanakan. Nggak usah buang waktu wacana-wacanaan.
anita rahe, kalau ada yang demen jihad atau jadi teroris, terorisin tuh koruptor, pasti banyak yang memuja elu.
Alexander, Kalau perlu dihukum mati berikut dengan keluarga dan kolega yang turut menikmati hasil korupsi tersebut. Efeknya akan membuat semua orang mencegah orang terdekatnya korupsi, supaya gak ikut dihukum mati. Dengan demikian budaya korupsi akan hilang.
WARGA, Yang harus dikikis adalah budaya atau mental korup. Di Indonesia hampir semua orang bermental korup. Coba aja lihat di jalan raya, pengendara menyerobot lampu merah yang bukan hak dia untuk jalan, parkir ditrotoar dsb. Belum pegawai korup waktu, pedagang korup timbangan, tukang parkir korup setoran, dan masih banyak lagi disekitar kita yang intinya mengambil hak yang bukan hak kita. Kalau dari kecil sudah bermental korup, ketika jadi pejabat ya korup gedean.
Hui Boled, Yang membuat artikel ini gw curiga koruptor (atau pesanan koruptor) yang ketakutan, he he. Gw setuju untuk mengikis budaya korup, tapi gw juga setuju hukuman mati para koruptor, supaya lebih tegas jalanin saja dua-duanya, mantap kan? Kita gak boleh menentukan umur orang lain??? ini bukan masalah menentukan umur orang lain tapi justru menandakan bahwa orang itu sudah menantang untuk mati kepada Tuhannya dengan cara korupsi yang sudah jelas bakal dihukum mati, bukan begitu? atau bagaimana kalo dipotong tangan "saja"? atau bagaimana kalo disentil "biji" seumur hidup? ha ha ha..
Didin, hukuman mati bagi koruptor efektif banget contoh nya china dengan menjalankan hukuman mati bagi para pelaku korupsi, china sekarang sudah menjadi negara yang sukses anti korup dari kalangan bawah sampai kalangan atas..buktinya ekonominya berkembang pesat sampai sekarang..klo china bisa kenapa indonesia ga bisa..
Algojo, Hukuman mati bagi Koruptor, dinegara manapun cukup ampuh untuk mengurangi pelakunya. U/ Indon.sudah bukan saatnya lagi berpolemik masalah itu. Sejak dulu Korupsi terus berkembang biak krn.tdk.ada ketegasan dan kepastian hukumannya. Dan karena Koruptor daya Rusaknya sangat luar biasa. Tidak ada pilihan lain Koruptor harus diHUKUM TEMBAK MATI....
1 2 3 4 

SILAKAN LOGIN MENGGUNAKAN DETIK-ID UNTUK BERKOMENTAR
Daftar DETIK-ID?

Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).

SMS Iklan

kalau anda bingung mau bikin kaos, serahkan pada kami. ahlinya bikin kaos. www.kedai-kaos. com (+62817465491)