Kamis, 19/06/2008 16:40 WIB
Polisi Temukan Belasan Senjata Tajam di Kampus UMI Makassar
Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar -
Polisi akhirnya turun tangan melerai pertikaian antara mahasiswa Fakultas Teknik (FT) dengan mahasiswa pecinta alam (Mapala) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Saat melakukan sweeping, polisi menemukan berbagai senjata tajam.
Polres Makassar Timur menurunkan sekitar 100 personelnya ke kampus UMI, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (19/6/2008). Mereka melakukan penyisiran baik ke FT maupun ke sekretariat Mapala.
Saat melakukan pemeriksaan di FT, polisi menemukan 3 parang, 1 bom molotov, dan 1 papporo (senjata api rakitan). Seorang mahasiwa bernama Naim diamankan karena dipergoki hendak menyembunyikan parang.
Hal yang tak jauh berbeda juga terjadi saat polisi melakukan penyisiran ke sekretariat Mapala. Di tempat ini aparat mendapatkan 13 parang, 1 samurai dan sebilah mandau.
"Untuk mencegah bentrok lanjutan, kita akan siagakan polisi di kampus UMI Makassar semalaman," kata Kabagops Polres Makassar Timur Kompol M Ridwan.
FT Lecehkan Anggota Mapala
Hingga saat ini polisi masih mengusut motif di balik pertengkaran mahasiswa FT dan Mapala UMI Makassar. Namun ada informasi, masalah itu dipicu pelecehan seksual yang dilakukan mahasiswa FT terhadap anggota wanita Mapala.
"Beberapa waktu lalu ada anggota FT yang mencolek anggota putri Mapala. Bagi anak Mapala hal ini sebagai suatu pelecehan," kata sumber detikcom yang tak ingin disebutkan namanya.
(djo/nrl)
Baca juga :
SMS Iklan
beli rumah/gedung/pa brik lama utk dibongkar dengan biaya bongkar gratis (+6281385295985)
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detiknews.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).